PENGARUH MODEL RMS (READING, MIND MAPPING AND SHARING) TERHADAP KEMAMPUAN BERPIKIR TINGKAT TINGGI SISWA PADA POKOK BAHASAN IMPULS DAN MOMENTUM

Rahma Diani, Ardian Asyhari, Orin Neta Julia

Abstract


Abstract: The purpose of this study is to determine the effectiveness of physics learning by using RMS learning model (Reading, Mind Mapping and Sharing) on the ability of high-level thinking of learners. This research is a type of quasi-experimental research. The sampling technique was done by purposive sampling technique. To measure and know the ability of high-level thinking of learners do test with essay problem amounted to 8. The analysis result stated that there is a difference of mean of high-level thinking ability of learners using RMS model  with conventional model. This is evidenced by the acquisition of sig value of 0.027 which means the value of sig <0.05 which means there is a difference of high-level thinking ability between experimental class and control class. So it can be concluded that learning physics with RMS model (Reading, Mind Mapping and Sharing) is more effective against high-order thinking ability. The effectiveness of RMS model  can be known from the value of the effect size obtained by 0.5 which is included in the medium category. This means that the RMS model  there is a difference to the ability of high-level thinking in physics subjects learners class X.

Keywords: RMS Model, HOTS

 

Abstrak: Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui efektivitas pembelajaran fisika dengan menggunakan  model pembelajaran RMS (Reading, Mind Mapping and Sharing) terhadap kemampuan berpikir tingkat tinggi peserta didik. Penelitian ini merupakan penelitian quasy experimen. Teknik pengambilan sampel dilakukan dengan tehnik purposive sampling. Untuk mengukur dan mengetahui kemampuan berpikir tingkat tinggi peserta didik dilakukan tes dengan soal essay berjumlah 8. Hasil analisis menyatakan bahwa terdapat perbedaan rata-rata kemampuan berpikir tingkat tinggi peserta didik  menggunakan model RMS dengan model konvensional. Hal ini dibuktikan dari perolehan nilai sig sebesar 0,027 yang berarti nilai sig < 0,05 yang artinya terdapat perbedaan kemampuan berpikir tingkat tinggi antara kelas eksperimen dan kelas kontrol. Maka dapat disimpulkan bahwa, pembelajaran fisika dengan model RMS lebih efektif terhadap kemampuan berpikir tingkat tinggi. Keefektifan model RMS dapat diketahui dari nilai effect size yang diperoleh sebesar 0,5 yang termasuk dalam kategori sedang. Artinya model RMS terdapat perbedaan terhadap kemampuan berpikir tingkat tinggi pada mata pelajaran fisika peserta didik kelas X.

Kata Kunci : Model RMS, HOTS


Keywords


Model RMS, HOTS

Full Text:

PDF

References


Asyhari, A., & Hartati, R. (2015). Implementasi Pembelajaran Fisika SMA Berbasis Inkuiri Terbimbing Terintegrasi Pendidikan Karakter untuk Meningkatkan Hasil Belajar Siswa pada Materi Cahaya dan Optika. Jurnal Ilmiah Pendidikan Fisika Al-Biruni, 4(1), 37-49. doi:http://dx.doi.org/10.24042/jpifalbiruni.v4i1.79

Diani, R., & Yuberti, y. (2016). The Test of Effect Size Scramble Learning Model with Video Learning Media Towards Students Learning. Jurnal Ilmiah Pendidikan Fisika Al-Biruni, 5(2), 267-277.

Faragher, L., & Henk, H. (2014). Exploring Evidence of Higher Ordwer Thinking Skills in The Writing of First Year Undergraduates. The Internatioanl Journal of the First Year in Higher Educations, 5(2), 35-42.

Fayakun, M., & Purnomo, J. (2015). Efektivitas Pembelajaran Fisika Menggunakan Model Kontekstual (CTL) Dengan Metode Predict, Observe, Explain Terhadap Kemampuan Berfikir Tingkat Tinggi. Jurnal Pendidikan Fisika Indonesia, 11(1), 26-37.

Gunawan, I., Palupi, & Retno, A. (2012). Taksonomi Bloom-Revisi Ranah Kognitif: Kerangka Landasan Untuk Pembelajaran, Pengajaran dan Penilaian. E-journal IKIP PGRI Madiun, 2(2), 13-21.

H. Yee M, & et al. (2015). Disparity of Learning Styles and Higher Order Thinking Skills Among Technical Students. Science Direct, 204(3), 50-62.

Hake, R. (2002). Relationship of Individual Student Normalized Learning Gains In Mechanics with Gender, High-School Physics, and Preyest Score on Mathematics and Spatial Visualization. Journal International Indiana University, 1(1), 22-34.

Haryoko, S. (2009). Efektivitas Pemanfaatan Media Audio-Visual Sebagai Alternatif Optimalisasi Model Pembelajaran. Jurnal Edukasi, 5(1), 13-23.

Kawawung, F. (2011). Profil Pendidik, Pemahaman Kooperatif NHT Dan Kemampuan Berfikir Tingkat Tinggi Di SMP Kabupaten Minahasa Utara. Jurnal El-Hayah Pendidikan Biologi, 1(4), 50-62.

Komalasari, K. (2010). Pembelajaran Kontekstual. Bandung: Refika Aditama.

Muhlisin, A., & et. al. (2016). Improving Critical Thinking Skill of College Students Through RMS Model For Learning Basic In Science. Asia – Pacific on Science Learnng an Teaching, 17(1), 72-84.

Ningsih, K. (2014). Efektivitas Model Pembelajaran ARIAS Berbasis Cintextual Teaching and Learning dalam Meningkatkan Pencapaian Kompetensi Dasar Sains pada Siswa Kota Pontianak. Jurnal Pendidikan, 4(2), 92-112.

Parjono, & Wardaya. (2009). Peningkatan Kemampuan Analisis, Sintesis dan Evaluasi Melalui Pembelajaran Problem Solving. Cakrawala Pendidikan, 3(3), 56-68.

Prayitno. (2011). Pengembangan Perangkat Pembelajaran Matematika Humanistik Berbasis Konstruktivisme Berbantuan E-Learning Materi Segitiga Kelas VII. Jurnal Pendidikan Matematika, 2(2), 34-47.

Raina, N. (2011). Kontribusi Pengelolaan Laboratorium Dan Motivasi Belajar Siswa Terhadap Efektivitas Proses Pembelajaran. Jurnal Pendidikan IPA, 4(1), 45-60.

Ratna, D. N., Marhaena, & Suastra, I. W. (2015). Pengaruh Model Pembelajaran Kooperatif Teknik Time Token Terhadap Aktivitas Belajar Dan Hasil Belajar IPA Siswa Kelas VI SD. Jurnal Pascasarjana Universitas Pendidikan Ganesha, 5(1), 50-62.

Rifa'i, B. (2013). Efektivitas Pemberdayaan Usaha Mikro Kecil Dan Menengah (UMKM) Krupuk Ikan Dalam Program Pengembangan Labsite Pemberdayaan Masyarakat Desa Kedung Rejo Kecamatan Jabon Kabupaten Sidoarjo. Jurnal Kebijakan Dan Manajemen Publik, 1(1), 63-74.

Rofiah, E., Aminah, N. S., & Ekawati, E. Y. (2013). Penyusunan Instrumen Tes Kemampuan Berpikir Tingkat Tinggi Fisika Pada Siswa SMP. Jurnal Pendidikan Fisika, 5(2), 83-95.

Rosnawati, R. (2009). Enam Tahaan Aktivitas Dalam Pembelajaran Matematika Untuk Mendayagunakan Berpikir Tingkat Tinggi Siswa. Seminar Nasional Penelitian, Pendidikan dan Penerapan MIPA, (pp. 25-34).

Saregar, A., Latifah, S., & Sari, M. (2016). Efektivitas Model Pembelajaran CUPs: Dampak Terhadap Kemampuan Berpikir Tingkat Tinggi Pesrta Didik Madrasah Aliyah MA Maathla’ul Anwar Gisting Lampung. Jurnal Ilmiah Pendidikan Fisika Al-BiRuNi, 5(2), 50-62.




DOI: http://dx.doi.org/10.30734/jpe.v5i1.128

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 2018 Jurnal Pendidikan Edutama

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.

View My Stats