Analisis Nilai-Nilai Pendidikan Karakter pada Novel Pulang Pergi karya Tere Liye dan Hubungannya dengan Pembelajaran Bahasa Indonesia di SMA

Widiya Asfia Ningsih, Masnuatul Hawa, Joko Setiyono

Abstract


abstrak- Pendidikan karakter adalah nilai-nilai yang mengembangkan budaya  dan karakter pada diri peserta didik sehingga menjadi dasar mereka untuk berpikir, berproses, bersikap, dan bertindak dalam menggembangkan dirinya sebagai individu dan anggota masyrakat. Adapun penelitian ini bertujuan (1) untuk mendeskripsikan dan menganalisis nilai-nilai pendidikan karakter yang terkandung dalam novel Pulang Pergi karya Tere Liye, (2) untuk mengetahui hubungan novel Pulang Pergi karya Tere Liye dengan Pembelajaran bahasa Indonesia  di SMA. Pendekatan penelitian ini adalah pendekatan deskriptif kualitatif. Pendekatan deskripsi kualitatif merupakan suatu pendekatan yang mendeskripsikan dan menginterprestasikan data-data yang telah dikumpulkan. Penelitian ini difokuskan pada permasalahan yang berkaitan dengan nilai pendidikan karakter yang terkandung dalam novel Pulang Pergi. Adapun hasil keseluruhan dari penelitian ini diperoleh 124 data yaitu nilai pendidikan karakter yang hubungannya dengan Tuhan Yang Maha Esa terdiri 5 data, bilai pendidikan karakter yang hubungannya dengan diri sendiri terdiri 86 data, nilai pendidikan karakter yang hubungannya dengan diri sesama atau masyarakat terdiri 33 data. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa (1) Nilai-nilai pendidikan karakter dalam novel Pulang Pergi karya Tere Liye terdapat tiga nilai pendidikan antara lain: a) Nilai karakter yang hubungannya dengan Tuhan Yang Maha Esa meliputi nilai religius. b)Nilai karakter hubungannya dengan Diri sendiri meliputi nilai mandiri, percaya diri, tanggung jawab, jujur, kerja keras, cinta ilmu, rasa ingin tahu. c)Nilai karakter yang hubungannya dengan sesama atau masyarakat meliputi nilai santun, menghargai prestasi, peduli sosial, bersahabat dan komunikatif, cinta damai, semangat kebangsaan. (2) Hubungannya novel Pulang Pergi karya Tere Liye dengan Pembelajaran Bahasa Indonesia di SMA dapat dilihat pada KD 3.9 yang berbunyi menganalisis isi dan kebahasaan novel dengan indikator mengidentifikasikan unsur intrinsik dan ekstrinsik novel.

Kata kunci- Nilai Pendidikan Karakter, Novel, Pembelajaran Bahasa Indonesia

 

 

abstract-Character education is values that develop culture and character in students so that they become the basis for them to think, process, behave, and act in developing themselves as individuals and members of society. This study aims (1) to describe and analyze the values of character education contained in Tere Liye's Round Trip novel, (2) to determine the relationship between Tere Liye's round-trip novel and Indonesian language learning in high school. This research approach is a qualitative descriptive approach. The qualitative description approach is an approach that describes and interprets the data that has been collected. This research is focused on issues related to the value of character education contained in the novel Pulang Go. The overall results of this study obtained 124 data, namely the value of character education in relation to God Almighty consisting of 5 data, if character education related to oneself consists of 86 data, the value of character education in relation to others or society consists of 33 data. Based on the results of the study, it can be concluded that (1) The values of character education in Tere Liye's Pulang Go novel have three educational values, including: a) Character values related to God Almighty include religious values. b) Character values in relation to self include values of independence, self-confidence, responsibility, honesty, hard work, love of knowledge, curiosity. c) Character values that relate to others or the community include polite values, respect for achievements, social care, friendship and communicativeness, love for peace, the spirit of nationalism. (2) The relationship between Tere Liye's Pulang Go novel and Indonesian language learning in high school can be seen in KD 3.9 which reads analyzing the content and language of the novel with indicators identifying the intrinsic and extrinsic elements of the novel.

Keywords- Character Education Value, Novels, Indonesian Language Learning.


Full Text:

PDF

References


Dwiloka, B, & Riana, R. 2005. Teknis Menulis Ilmiah. Jakarta: Rineka Cipta.

Kementrian Pendidikan Nasional, Badan Penelitian dan Pengembangan Pusat Kurikulum. 2010. Pengembangan Pendidikan Budaya dan Karakter Bangsa. Jakarta: Kemendiknas.

Milles, B. Mathew dan Michael Huberman. 1992. Analisis Data Kualitatif Buku Sumber Tentang Metode-metode Baru. Jakarta: UIP.

Nurgiyantoro, Burhan. 2010. Teori Pengkajian Fiksi.Yogyakarta. Gajah Mada University Press.

Ratna, Nyoman Kutha. 2009. Teori, Metode dan Teknik Penelitian Sastra Cetakan Kelima. Yogyakarta: Pelajar Pustaka.

Semi, M.A. (1993). Anatomi Sastra. Padang: Penerbit Angkasa Raya.

Sugiyono. 2011. Metode Penelitian Kuantitatif Kualitatif dan R&B. Bandung: Alfabeta.

Sugiyono. (2015). Metode Penelitian Pendidikan. Bandung: Alfabeta.

Suryadi. 2013. Strategi Pembelajaran Karakter. Bandung: PT. Remaja Rosdakarya.

Taum, Yoseph Yapi. (1997). Pengantar Teori Sastra: Ekspresivisme, Strukturalisme, Pascastrukturalisme, Sosiologi, Resepsi. Ende: Nusa Indah.

Wallek, Rene, dan Austin Warren (1990). Teori Kesusastraan. (Diterjemahkan oleh Melani Budianta). Jakarta: Pustaka Jaya.

Wallek, Rene, dan Austin Warren (1995). Teori Kesusastraan. (Diterjemahkan oleh Melani Budianta). Jakarta: PT. Gramedia.

Wicaksono, Andri. 2014. Pengkajian Prosa Fiksi. Bandar Lampung: Garudhawaca.


Refbacks

  • There are currently no refbacks.