Implementasi Pembelajaran Discovery Learning yang Terintegrasi Pendidikan Karakter dalam Pelajaran Biologi

Anis Sekarwati

Abstract


Abstract: The Background of this Classroom Action Research is the low motivation and student learning outcomes. This Classroom Action Research aims to find out the increased motivation and learning outcomes of students through Discovery Learning learning that integrates character education in learning biology on the subject of Living Classification. The design of this study is Classroom Action Research, consisting of 2 cycles, namely cycle I and cycle II. Each cycle consists of 3 meetings. This research approach is qualitative. The data analysis method is descriptive for both qualitative and quantitative data. The results showed that: 1) student learning motivation increased from cycle I by 75.40% to 81.59% in cycle II. 2) student learning outcomes increased from cycle I by 77.14% of students who completed learning increased to 88.57% in cycle II. Based on the data above that learning Discovery Learning model that is integrated with character education can increase student motivation and learning outcomes. The increase in the percentage of learning outcomes from cycle I to cycle II was 11.43% and the increase in learning motivation from cycle I to cycle II was 6.19%.

 

Keyword: Motivation, Discovery learning, character education.

 

Abstrak: Latar belakang Penelitian Tindakan Kelas ini adalah rendahnya motivasi dan hasil belajar siswa. Penelitian Tindakan Kelas ini bertujuan untuk mengetahui peningkatan motivasi dan hasil belajar peserta didik melalui pembelajaran Discovery Learning yang terintegrasi pendidikan karakter dalam pembelajaran biologi pokok bahasan Klasifikasi Makhluk Hidup. Desain Penelitian ini adalah Penelitian Tindakan Kelas, terdiri atas 2 siklus yaitu siklus I dan siklus II. Setiap siklus terdiri dari 3 kali pertemuan. Pendekatan Penelitian ini adalah kualitatif. Metode analisis datanya adalah deskriptif baik untuk data kualitatif maupun data kuantitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: 1) motivasi belajar siswa meningkat dari siklus I sebesar 75,40% menjadi 81,59% pada siklus II. 2) hasil belajar siswa meningkat dari siklus I sebesar 77,14% siswa yang tuntas belajar meningkat menjadi 88,57% pada siklus II. Berdasarkan data-data diatas bahwa pembelajaran model Discovery Learning yang terintegrasi pendidikan karakter dapat meningkatkan motivasi dan hasil belajar siswa. Kenaikan prosentase hasil belajar dari siklus I ke siklus II sebesar 11,43% dan kenaikan motivasi belajar dari siklus I ke siklus II sebesar 6,19%.

 

Kata kunci: Motivasi, Discovery Learning, Pendidikan karakter


Keywords


Motivation, Discovery learning, character education

Full Text:

PDF

References


Ariyana, Y. dkk. (2018). Pembelajaran berorintasi pada keterampilan berpikir tingkat tinggi program peningkatan kompetensi pembelajarn berbasis zonasi. Jakarta, Indonesia: Direktorat Jenderal Guru dan Tenaga Kependidikan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan.

Daryanto dan Darmiatun, S. (2013). Implementasi pendidikan karakter di sekolah. Yogyakarta, Indonesia: Gava Media.

Hasanudin, C. (2015). Representasi nilai feminis tokoh amba dalam novel amba karya laksmi pamuntjak (sebuah analisis wacana sara mills dan nilai pendidikan karakter). BUANA BASTRA: Bahasa, Susastra, dan Pengajarannya, 2(2), 132-147. Retrieved from http://jurnal.unipasby.ac.id/index.php/bastra/article/view/230.

Hasanudin, C. (2017). The implementation of mind mapping method as an effort to improve narrative writing skill of the fourth-grade students of Islamic Primary School. Proceeding International Seminar of Primary Education, 1, 40-46. Retrieved from http://prosiding.unipma.ac.id/index.php/ISPE/article/view/126.

Hasanudin, C., Fitrianingsih, A., Saddhono, K. (2019). How is the student’s negotiation text in collaborative learning of flipped classroom and a CyberLink power director media apps. Ingénierie des Systèmes d’Information, Vol. 24, No. 6, pp. 559-567. https://doi.org/10.18280/isi.240601.

Kosasih. (2018). Startegi belajar dan pembelajaran. Bandung, Indonesia: Yrama Media.

Mujiati, W. (2005). Penerapan metode pembelajaran kooperatif model jigsaw untuk meningkatkan motivasi dan prestasi belajar biologi siswa kelas 2D semester II SMP 1 Malang. Skripsi Tidak Diterbitkan. Malang: Jurusan Biologi FMIPA UM.

Priansa, D. J. (2017). Pengembangan strategi & model pembelajaran. Bandung, Indonesia: CV. Pustaka Setia.

Saddhono, K., Hasanudin, C., Fitrianingsih, A. (2019). The ability to think creatively on SSCS using schoology Apps, how is the student’s language metacognitive awareness? Ingénierie des Systèmes d’Information, 24(4), 367-375. Doi https://doi.org/10.18280/isi.240402.

Sunardi dan Sujadi, I. (2017). Sumber belajar kompetensi pedagogik untuk calon peserta program PLPG. Jakarta, Indonesia: Direktorat Jenderal Guru dan Tenaga Kependidikan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan.

Tim Pelatih Proyek PGSM. (1999). Penelitian tindakan kelas (Classroom Action Research). Jakarta, Indonesia: Departemen Pendidikan dan Kebudayaan Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi Proyek Pengembangan Guru Sekolah Menengah.

Trianto. (2010). Mendesain model pembelajaran inovatif-progresif: Konsep, landasan, dan implementasinya pada Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan (KTSP). Jakarta, Indonesia: Kencana Prenada Media Group.




DOI: http://dx.doi.org/10.30734/jpe.v7i1.819

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 2020 Jurnal Pendidikan Edutama

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.

View My Stats