Analisis Keterampilan Membaca Permulaan Siswa Sekolah Dasar: Studi Kasus pada Siswa Kelas 2 Sekolah Dasar

Cerianing Putri Pratiwi

Abstract


Abstract: The purpose of this study is (1) to find out the faktors that lead to low competency in reading students and (2) how students learn to read activities at school and at home. The type of this study is qualitative which uses a case study method. The subjects of this study were Second grade students at SDN Tanjung 3 who had difficulty reading. Data collection techniques used in this study are observation, interviews, and documentation. The data validation used in this study is source triangulation. Data analysis techniques use interactive model data analysis, namely data reduction, data presentation, and conclusion or verification. The results of this study are, (1) the faktors that cause low reading competence in RA are derived from psychological and environmental faktors. Psychological faktors, from within students themselves in the form of lack of interest in learning to read students and socio and emotional maturity and adjustment. Environmental faktors come from lack of attention and guidance from both parents. (2) Learning activities for reading students at school and at home are lacking, because these students play more.

 

Keyword: Skill, Reading the Beginning, Case Study

 

Abstrak: Tujuan dari penelitian ini adalah (1) mengetahui faktor-faktor yang menyebabkan rendahnya kompetensi membaca siswa dan (2) bagaimana aktivitas belajar membaca siswa di sekolah dan di rumah. Jenis penelitian ini adalah kualitatif dengan menggunakan metode studi kasus. Subjek dari penelitian ini siswa kelas 2 SDN Tanjung 3 yang mengalami kesulitan membaca. Teknik pengumpulan data yang digunakan pada penelitian ini yaitu observasi, wawancara, dan dokumentasi. Validasi data yang digunakan pada penelitian ini yaitu triangulasi sumber. Teknik analisis data menggunakan analisis data model interaktif yaitu reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan atau verifikasi. Hasil penelitian ini yaitu (1) faktor yang menyebabkan rendahnya kompetensi membaca pada RA adalah berasal dari faktor psikologis dan lingkungan. Faktor psikologis, dari dalam diri siswa sendiri berupa kurang berminatnya siswa dalam belajar membaca dan kematangan sosio dan emosi serta penyesuaian diri. Faktor lingkungan berasal dari kurang perhatian dan bimbingan dari kedua orangtuanya. (2) Aktivitas belajar membaca siswa di sekolah dan di rumah kurang, karena siswa tersebut lebih banyak bermain.

 

Kata kunci: Keterampilan, Membaca Permulaan, Studi Kasus


Keywords


Keterampilan, Membaca Permulaan, Studi Kasus

Full Text:

PDF

References


Abidin, Y. (2012). Pembelajaran bahasa berbasis pendidikan karakter. Bandung: PT Refika Aditama.

Arifin, Z. (2011). Penelitian pendidikan. Bandung: PT Remaja Rosdakarya Offset.

Christianti, M. (2013). Membaca dan menulis permulaan untuk anak usia dini. Jurnal Pendidikan Anak, 2(2), 312-317.

Hasanudin, C. (2016). Pembelajaran membaca permulaan dengan menggunakan media aplikasi bamboomedia bmgames apps pintar membaca sebagai upaya pembentukan karakter siswa sd menghadapi MEA. PEDAGOGIA: Jurnal Pendidikan, 5(1), 1-12. Doi http://doi.org/10.21070/pedagogia.v5i1.84.

Hasanudin, C. dan Puspita, E. L. (2017). Peningkatan motivasi dan keterampilan membaca permulaan siswa kelas i melalui media aplikasi bamboomedia bmgames apps. PEDAGOGIA: Jurnal Pendidikan, 6(1), 1–13. Doi http://doi.org/10.21070/pedagogia.v6i1.618.

Januarti, D. W. (2016). Analisis kesulitan belajar dalam pembelajaran membca cepat siswa kelas v SD gugus 6 Kecamatan Abang. e-Journal PGSD Universitas Pendidikan Ganesha, 1(4), 1-10.

Jauhari, S., Marhaeni, A. A. I. N., & Sutama, M. (2013). Pengaruh implementasi strategi dia tampan berbantuan media audio visual terhadap hasil belajar membaca permulaan. Jurnal Pendidikan Dasar, 3(1), 1-9.

Miles, M. dan Huberman, M. (1992). Analisis data kualitatif. Jakarta: Universitas Indonesia.

Musaba, Z. (2012). Bahasa Indonesia untuk mahasiswa. Yogyakarta: CV. Aswaja Pressindo.

Mustikowati, D., & Wijayanti, E. (2016). Meningkatkan semangat membaca dan menulis siswa sekolah dasar dengan permainan kata bersambut. Briliant: Jurnal Riset dan Konseptual, 1(1), 39-42.

Pratiwi dan Ariawan. (2017). Analsiis kesulitan siswa dalam membaca permulaan di kelas satu sekolah dasar. Sekolah Dasar, 26(1), 69-76.

Rahim, F. (2011). Pengajaran membaca di sekolah dasar. Jakarta: PT Bumi Aksara.

Rahman, B., & Haryanto, H. (2014). Peningkatan keterampilan membaca permulaan melalui media flashcard pada siswa kelas I SDN Bajayau Tengah 2. Jurnal Prima Edukasia, 2(2), 127-137.

Saddhono, K. dan Slamet. (2014). Pembelajaran keterampilan berbahasa Indonesia. Yogyakarta: Graha Ilmu.

Slamet. (2008). Dasar-dasar pembelajaran bahasa dan sastra Indonesia di sekolah dasar. Surakarta: UNS Press.

Widyaningrum, H. K. dan Hasanudin, C. (2019). Kajian kesulitan belajar Membaca Menulis Permulaan (MMP) pada siswa kelas II [Study of Difficulty Learning to Read Beginning Writing (MMP) in Class II Students], PEDAGOGIA: Jurnal Pendidikan, 8(2), 189-200. Doi https://doi.org/10.21070/pedagogia.v8i2.2219.

Widyaningrum, H. K. dan Hasanudin, C. (2019). koleksi bahan pustaka dan minat baca siswa terhadap keterampilan menulis cerita narasi, Konferensi Nasional Bahasa dan Sastra V tentang Bahasa, Sastra, Literasi, dan Pengajarannya serta Upaya Mendinamisasi Perbukuan Nasional. Prosiding Konferensi Prodi S3 PBI, FKIP, Universitas Sebelas Maret Surakarta, kolaborasi dengan ADOBSI dan PPJB-SIP, Surakarta, Indonesia. Retrieved from https://www.jurnal.fkip.uns.ac.id/index.php/knbs/article/view/12880.




DOI: http://dx.doi.org/10.30734/jpe.v7i1.558

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 2020 Jurnal Pendidikan Edutama

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.

View My Stats