Impresi Permainan Bolaku-Temanku terhadap Pembentukan Karakter Kerjasama Siswa Sekolah Dasar

Andreas J. F Lumba, Jusuf Blegur

Abstract


Abstract: Playing activities and games in learning have helped students develop themselves holistically. They look highly expressive to cultivate their thoughts, behavior, and feelings during the play. The purpose of this research was to examine the impression of the game My ball-My friend toward the cooperation character of students. This research used One Group Pre-test Post-test Design involving 35 elementary school students with one-semester treatment. The data was collected using a questionnaire and was analyzed descriptively and t-test to categorize as well as to test the impression of the game My ball-My friend. The results prove that My ball-My friend game can impress students’ character cooperation through warming-up and cooling down activities at the same time with games, students are also taught that to be able to cooperate optimally, they must accept the various disparities of group members. Thus, My ball-My friend game activity can be a reference for teachers in developing students’ character  cooperation in learning activities.

 

Keyword:, My ball-My friend, physical education, warming-up-cooling down

 

Abstrak: Aktivitas bermain dan permainan dalam pembelajaran telah membantu siswa mengembangkan diri secara holistik. Mereka terlihat begitu ekspresif untuk menggerakan pikiran, perilaku, dan perasaannya selama bermain. Tujuan penelitian ini ialah untuk menguji impresi permainan Bolaku-Temanku terhadap karakter kerjasama siswa. Penelitiannya menggunakan One Group Pre-test-Post-test Design yang melibatkan 35 siswa sekolah dasar dengan perlakuan selama satu semester. Data kerjasama siswa dikumpulkan menggunakan kuesioner dan dianalisis secara deskriptif dan t-test guna melakukan kategorisasi serta menguji impresi dari permainan Bolaku-Temanku. Hasil membuktikkan bahwa permainan Bolaku-Temanku dapat mengimpresi karakter kerjasama siswa melalui aktivitas warming-up dan cooling down sekaligus dengan permainan, siswa juga diajarkan bahwa untuk dapat bekerjasama secara maksimal, maka mereka harus saling menerima berbagai disparitas dari anggota kelompok. Dengan demikian, aktivitas permainan Bolaku-Temanku dapat menjadi satu referensi bagi guru dalam mengembangkan karakter kerjasama siswa dalam kegiatan pembelajaran.

 

Kata kunci: Bolaku-Temanku, pendidikan jasmani, warming-up-cooling down


Keywords


character of cooperation, playing activities and games, My ball-My friend, physical education, warming-up-cooling down

Full Text:

PDF

References


Adyarta, K. D., Hartono, M., & Pramono, H. (2012). Penerapan Permainan Bola Voli Mini terhadap Pembentukan Aspek Kerjasama Siswa Kelas IV SD. Active: Journal of Physical Education, Sport, and Health, 1(2), 57-60. DOI https://doi.org/10.15294/active.v1i2.426

Aulina, C. N. (2012). Pengaruh Permainan dan Penguasaan Kosakata terhadap Kemampuan Membaca Permulaan Anak Usia 5-6 Tahun. Pedagogia: Jurnal Pendidikan, 1(2), 131-143. DOI: https://doi.org/10.21070/pedagogia.v1i2.36

Bakirtzoglou, P., & Ioannou, P. (2012). The Relationship between Play and Physical Education Lesson. Sport Science, 5(1), 26-42.

Basuki, S. (2011). Pembentukan Karakter melalui Modifikasi Permainan dalam Pembelajaran Pendidikan Jasmani. Jurnal ILARA, 11(1), 63-69.

Blegur, J. & Wasak, M. R. P. (2017). Permainan Kecil: Teori dan Aplikasi (Cetakan 1). Kupang: Jusuf Aryani Learning.

Blegur, J., Wasak, M. R. P., & Manu, L. (2017). Penilaian formatif peserta didik atas kompetensi pendidik dalam proses pembelajaran. Satya Widya, 33(2), 117-127. DOI: https://doi.org/10.24246/j.sw.2017.v33.i2.p117-127

Endriani, D. & Verawati, I. (2013). Upaya Pembentukan Karakter melalui Olahraga Permainan Kecil Pada Siswa SD. Generasi Kampus, 6(2), 99-104. Retrieved from: https://jurnal.unimed.ac.id/2012/index.php/gk/article/view/7092

Fadilah, M., & Wibowo, R. (2018). Kontribusi Keterampilan Gerak Fundamental terhadap Keterampilan Bermain Small-Sided Handball Games. Jurnal Pendidikan Jasmani dan Olahraga, 3(1), 60-68.

Fanany, E. (2013). Guru Sejati Guru Idola (Cetakan 1). Yogyakarta: Araska.

Fikri, I. K., & Mudjihartono. (2016). Penerapan Model-Model Permainan untuk Meningkatkan Partisipasi Siswa Pada Pembelajaran Aktivitas Permainan Rounders. Jurnal Pendidikan Jasmani dan Olahraga, 1(1), 58-67. doi. 10.17509/jpjo.v1i1.3664

Ginsburg, K. R. (2007). The Importance of Play in Promoting Healthy Child Development and Maintaining Strong Parent-Child Bonds. American Academic of Pediatrcis, 119(1) 182-191.

Hasan, S., Winarno, M. E., & Tomi, A. (2015). Pengembangan Model Permainan Gerak Dasar Lempar untuk Siswa Kelas V SDN Tawangargo 4 Karangploso Malang. Jurnal Pendidikan Olahraga, 4(2), 182-200.

Husdarta, H. J. S. (2011). Manajemen Pendidikan Jasmani (Cetakan 2). Bandung: Alfabeta.

Johnson, D. W., Johnson, R. T., & Holubec, E. J. (2012). Collaborative Learning: Strategi Pembelajaran untuk Sukses Bersama (Cetakan 1). Bandung: Nusa Media.

Juniarti, Y. & Gustiana, E. (2019). Pengembangan Sumber Belajar Bermain Berbasis Mobile Learning. Jurnal Pendidikan Edutama, 6(1), 37-42. DOI: http://dx.doi.org/10.30734/jpe.v6i1.289

Khasanah, I., Prasetyo, A., & Rakhmawati, E. (2011). Permainan Tradisional sebagai Media Stimulasi Aspek Perkembangan Anak Usia Dini. Jurnal Pendidikan Pudia, 1(1), 91-105. DOI: http://dx.doi.org/10.26877/paudia.v1i1.261

Khoiriah, D. S., & Yudiana, Y. (2016). Pengaruh Model Pembelajaran Kooperatif Tipe Team Game Tournament (TGT) terhadap Pembentukan Nilai-Nilai Kerjasama dalam Pembelajaran Permainan Hoki. Jurnal Pendidikan Jasmani dan Olahraga, 1(1), 27-37. doi: 10.17509/jpjo.v1i1.3661

Maksum, A. (2012). Metodologi Penelitian dalam Olahraga (Cetakan 1). Surabaya: Unesa University Press.

Mckeen, K., Webb, P. I. & Pearson, P. J. (2007). Promoting Physical Activity through Teaching Games for Understanding in Undergraduate Teacher Education. In J. A. Diniz (Eds), AIESEP 2005 World Congress (pp. 251-258). Lisboa: Faculdade de Motricidade Humana.

Nur, H. (2013). Membangun Karakter Anak melalui Permainan Anak Tradisional. Jurnal Pendidikan Karakter, 3(1), 87-94. DOI: https://doi.org/10.21831/jpk.v0i1.1290

Palupi, W. T., & Darmawan, G. (2017). Pengaruh Penerapan Soccer Like Games terhadap Kerjasama Siswa dalam Pendidikan Jasmani, Olaraga, dan Kesehatan (Studi Pada Peserta Didik Kelas VII di SMS Negeri 43 Surabaya). Jurnal Pendidikan Olahraga dan Kesehatan, 5(3), 510-515.

Prabowo, E. M. (2015). Pengembangan Variasi dan Kombinasi Permainan Gerak Dasar Atletik Lompat dalam Pembelajaran Pendidikan Jasmani, Olahraga, dan Kesehatan untuk Siswa Kelas Pada SDN di Kecamatan Bareng Jombang. Proseding Seminar dan Workshop Keolahragaan Nasional (hal. 272-293), Surabaya, 19 Septermber 2015, Universitas Negeri Surabaya, Indonesia.

Pratiwi, I. A., Ardianti, S. D., & Kanzunnudin, M. (2018). Peningkatan Kemampuan Kerjasama melalui Model Project Based Learning (PjBL) berbantuan Metode Edutainment Pada Mata Pelajaran Ilmu Pengetahuan Sosial. Jurnal Refleksi Edukatika, 8(2), 177-182.

Ramadhani, S., Azwandi, Y., & Martias. (2013). Meningkatkan Motivasi Membaca melalui Metode Bermain Peran Pada Anak Kesulitan Belajar. Jurnal Ilmiah Pendidikan Khusus, 2(3), 47-58. DOI: https://doi.org/10.24036/jupe20460.64

Sari, Y. (2013). Peningkatan Kerjasama di Sekolah Dasar. Bahana Manajemen Pendidikan, 1(1), 307-312. DOI: 10.23036/bmp.v1i1.2708

Suherman, A. (2009). Pengembangan Model Pembelajaran Outdoor Education Pendidikan Jasmani Berbasis Kompetensi di Sekolah Dasar. Jurnal Penelitian, 9(1), 1-16.

Suherman, A. (2010). Model Pembelajaran Pakem dalam Pendidikan Jasmani di Sekolah Dasar (Penelitian dan Pengembangan Model Pembelajaran Pakem untuk Meningkatkan Hasil Belajar Pendidikan Jasmani di Sekolah Dasar). Jurnal Penelitian Pendidikan, 11(1), 131-141.

Suherman, M. M. (2016). Efektivitas Strategi Permainan dalam Mengembangkan Self-Control Siswa. Jurnal Penelitian Pendidikan, 16(2), 194-201. Retrieved from: http://ejournal.upi.edu/index.php/JER/article/ view/4246

Suparman, S. (2010). Gaya Mengajar yang Menyenangkan Siswa (Cetakan 1). Yogyakarta: Pinus Book Publisher.

Syaukani, A. A., & Subekti, N. (2018). Faktor Pendorong Perkembangan Positif Anak: Studi Review tentang Permainan Tradisional. Seminar Nasional Pendidikan (hal. 97-110). Surakarta, 4-5 Desember 2018, Universitas Muhamadiyah Surakarta, Indonesia.

Tomlinson, B., & Masahura, H. (2009). Playing to Learn: A Review of Physical Games in Second Language Acquisition. Simulation & Gaming, 20(10), 1-26.

Triyanti, E., & Saparahayuningsih, S. (2016). Meningkatkan Kemampuan Bekerjasama melalui Permainan Simbolik. Jurnal Ilmiah Potensia, 1(1), 25-35.

Wulandari, B., Arifin, F., & Irmawati, D. (2015). Peningkatan Kemampuan Kerjasama dalam Tim melalui Pembelajaran Berbasis Lesson Study. Jurnal Electronics, Informatics, and Vocational Education (ELINVO), 1(1), 9-16. DOI: https://doi.org/10.21831/elinvo.v1i1.12816

Wuryandani, W., Maftuh, B., Sapriya, & Budimansyah, D. (2014). Pendidikan Karakter Disiplin di Sekolah. Cakrawala Pendidikan, 33(2), 286-295. DOI: https://doi.org/10.21831/cp.v2i2.2168




DOI: http://dx.doi.org/10.30734/jpe.v7i1.548

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 2020 Jurnal Pendidikan Edutama

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.

View My Stats