Mempersiapkan Siswa Migran Indonesia di Sabah, Malaysia, untuk Melanjutkan Pendidikan Menengah di Indonesia melalui Literasi Keuangan, Keterampilan Digital, dan Kesiapan Antarbudaya

Authors

  • Muhammad Fahmi Johan Syah Universitas Muhammadiyah Surakarta, Indonesia
  • Agus Triyono Universitas Muhammadiyah Surakarta, Indonesia
  • Sukirman Universitas Muhammadiyah Surakarta, Indonesia
  • Jayus Universitas Muhammadiyah Riau, Indonesia
  • Johan Faladhin Universitas Muhammadiyah Riau, Indonesia
  • Khusnul Hanafi Universitas Muhammadiyah Riau, Indonesia
  • Azzun Adna Universitas Muhammadiyah Surakarta, Indonesia
  • M. Faddad Al Faada Universitas Muhammadiyah Surakarta, Indonesia
  • Rossy Putri Aulia Universitas Muhammadiyah Surakarta, Indonesia
  • Okta Ayu Ruistyorini Universitas Muhammadiyah Surakarta, Indonesia
  • Salma Kurniasari Universitas Muhammadiyah Surakarta, Indonesia
  • Lisa Amalia Universitas Muhammadiyah Surakarta, Indonesia
  • Salman Al Faroq Universitas Muhammadiyah Surakarta, Indonesia
  • Dewi Wahyuningsih Universitas Muhammadiyah Surakarta, Indonesia

DOI:

https://doi.org/10.30734/j-abdipamas.v10i2.5497

Abstract

ABSTRACT

This community service program aims to strengthen students' readiness to face educational transitions through an integrated intervention that combines financial literacy, digital skills, and intercultural communication training. The program was conducted at the Community Learning Center (CLC) Tunas Harapan Bangsa, Sabah, Malaysia, using a participatory approach that included interactive lectures, budget simulation, game-based digital learning, and intercultural communication activities. The intervention was conducted through face-to-face and online sessions, supported by learning media developed by the implementation team. Program evaluation is conducted through observation, participant reflection, and post-activity questionnaires to identify changes in knowledge and students' readiness perceptions. The results of the activities show an increase in students' understanding of financial management, including budgeting, distinguishing between needs and wants, and understanding digital payment systems. Participants also showed an increased interest in computational thinking and digital technology through game-based learning activities. In addition, intercultural communication sessions enhance students' confidence and readiness to adapt to Indonesia's educational and social environment. Despite facing limitations in infrastructure and access to digital devices, this integrated learning model has proven to be implementable and beneficial in supporting the educational transition of migrant students. This program demonstrates that the integration of financial literacy, digital skills, and intercultural readiness can serve as an effective framework for preparing Indonesian migrant students to continue their education and reintegrate into the education system in Indonesia. This program also offers a model of international community service that has the potential to be sustainably developed in the context of educating migrant children.

Keywords: education; financial literacy; digital skills; communication

 

ABSTRAK

Program pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk memperkuat kesiapan siswa dalam menghadapi transisi pendidikan melalui intervensi terpadu yang mengombinasikan literasi keuangan, keterampilan digital, dan pelatihan komunikasi antarbudaya. Program dilaksanakan di Community Learning Center (CLC) Tunas Harapan Bangsa, Sabah, Malaysia, dengan menggunakan pendekatan partisipatif yang meliputi ceramah interaktif, simulasi penyusunan anggaran, pembelajaran digital berbasis permainan, dan kegiatan komunikasi antarbudaya. Intervensi dilaksanakan melalui sesi tatap muka dan daring serta didukung oleh media pembelajaran yang dikembangkan oleh tim pelaksana. Evaluasi program dilakukan melalui observasi, refleksi peserta, dan kuesioner pascakegiatan untuk mengidentifikasi perubahan pengetahuan dan persepsi kesiapan siswa. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan pemahaman siswa mengenai pengelolaan keuangan, termasuk penyusunan anggaran, pembedaan antara kebutuhan dan keinginan, serta pemahaman tentang sistem pembayaran digital. Peserta juga menunjukkan peningkatan minat terhadap pemikiran komputasional dan teknologi digital melalui kegiatan pembelajaran berbasis permainan. Selain itu, sesi komunikasi antarbudaya meningkatkan kepercayaan diri dan kesiapan siswa untuk beradaptasi dengan lingkungan pendidikan dan sosial di Indonesia. Meskipun menghadapi keterbatasan infrastruktur dan akses terhadap perangkat digital, model pembelajaran terpadu ini terbukti dapat dilaksanakan dan memberikan manfaat dalam mendukung transisi pendidikan siswa migran. Program ini menunjukkan bahwa integrasi literasi keuangan, keterampilan digital, dan kesiapan antarbudaya dapat menjadi kerangka yang efektif untuk mempersiapkan siswa migran Indonesia dalam melanjutkan pendidikan dan berintegrasi kembali ke dalam sistem pendidikan di Indonesia. Program ini juga menawarkan model pengabdian kepada masyarakat internasional yang berpotensi dikembangkan secara berkelanjutan dalam konteks pendidikan anak-anak migran.

Kata kunci: pendidikan;; literasi keuangan; keterampilan digital; komunikasi

References

Atkinson, A., & Messy, F.-A. (2012). Measuring Financial Literacy: Results of the OECD/International Network on Financial Education (INFE) Pilot Study. OECD Working Papers on Finance, Insurance and Private Pensions. https://doi.org/10.1787/5K9CSFS90FR4-EN

Cai, Z., Zhang, X., Liu, C., & Zhan, J. (2025). Effects of Digital Game‐Based Learning on Student’s Problem‐Solving Ability: A Three‐Level Meta‐Analysis. Journal of Computer Assisted Learning, 41(2), e70002. https://doi.org/10.1111/jcal.70002

Djatmika, Mohamad, B., Santosa, R., & Wibowo, A. H. (2024). Intercultural communicative competence among Indonesian migrant workers in Malaysia: a qualitative exploration. Frontiers in Sociology, 9, 1321451. https://doi.org/10.3389/FSOC.2024.1321451/TEXT

Heryati, N., Wijaya, C., & Jannah, L. M. (2026). The dynamic governance for basic education access of Indonesian migrant workers’ children in Malaysia. Cakrawala Pendidikan, 45(1), 43–56. https://doi.org/10.21831/cp.v45i1.91176

Loganathan, T., Ong, Z. L., Hassan, F., Chan, Z. X., & Majid, H. A. (2023). Barriers and facilitators to education access for marginalised non-citizen children in Malaysia: A qualitative study. PLOS ONE, 18(6), e0286793. https://doi.org/10.1371/JOURNAL.PONE.0286793

Prasetiyo, N. T., & Repatriasi, A. (2025). Adaptasi Sosial dan Akademik Anak-Anak Repatriasi Pekerja Migran Indonesia (PMI) dari Malaysia dalam Pendidikan Formal. JIIP - Jurnal Ilmiah Ilmu Pendidikan, 8(10), 11643–11652. https://doi.org/10.54371/JIIP.V8I10.9521

Pratiwi, M., Irmawati, Shabrina, N. H., Kristiyanti, D. A., & Johan, M. E. (2026). Development of a Web-Based and Mobile Application System for Posyandu Services in Curug Sangereng Village. Warta LPM, 29(1), 67-82-67–82. https://doi.org/10.23917/WARTA.V29I1.8775

Rodríguez-Correa, P. A., Arias García, S., Bermeo-Giraldo, M. C., Valencia-Arias, A., Martínez Rojas, E., Aurora Vigo, E. F., & Gallegos, A. (2025). Financial literacy among young college students: Advancements and future directions. F1000Research, 14, 113. https://doi.org/10.12688/F1000RESEARCH.159085.3

Salas-Velasco, M., & Salas-Velasco msalas, M. (2025). Non-experimental impact estimates of school financial education exposure on financial literacy outcomes. Economia Politica 2025 42:2, 42(2), 379–403. https://doi.org/10.1007/S40888-025-00368-Z

Sari, D. E. (2018). Pendidikan Literasi Keuangan Melalui Program Kemitraan Dengan Bank Untuk Mengurangi Perilaku Konsumtif Pada Mahasiswa. Jurnal Pendidikan Ilmu Sosial, 28(1), 22–30. https://doi.org/10.2317/JPIS.V28I1.6769

Subekti, N., Fahmi, M., Syah, J., Jariono, G., Kartikasari, E. D., Sakti, R., Pramudya, A., Bahri, A. S., & Kuswanty, N. H. (2023). Peningkatan Motivasi Belajar melalui Program Pendampingan Pembelajaran Bagi Siswa Sanggar Belajar PPWNI Klang Malaysia. Warta LPM, 26(3), 235–244. https://doi.org/10.23917/WARTA.V26I3.1613

Suranto, S., Sari, D. E., Narimo, S., Ulfatun, T., Mustofa, R. H., Suwandi, J., Syah, M. F. J., Jatmika, S., Wahyudi, T. N., Asmawan, M. C., Setiyawan, Y. A., & Hendawan, H. A. (2022). Optimalisasi Penggunaan Digital Marketing Melalui Sosial Media dan E-Commerce pada Industri Kecil Menengah di Desa Kingkang, Kabupaten Klaten. J-ABDIPAMAS (Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat), 6(1), 123–136. https://doi.org/10.30734/J-ABDIPAMAS.V6I1.2473

Suranto, S., Susilaningsih, Ahmad, M., Mustofa, R. H., Nugroho, S. P., Siregar, Y. S., & Lestari, A. P. (2026). Penguatan Kapasitas Green Entrepreneurship Diaspora Indonesia di Jepang melalui Pendekatan Green Business Model Canvas Berbasis Komunitas. J-ABDIPAMAS (Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat), 10(1), 24–35. https://doi.org/10.30734/J-ABDIPAMAS.V10I1.5317

Timotheou, S., Miliou, O., Dimitriadis, Y., Sobrino, S. V., Giannoutsou, N., Cachia, R., Monés, A. M., & Ioannou, A. (2023). Impacts of digital technologies on education and factors influencing schools’ digital capacity and transformation: A literature review. Education and Information Technologies, 28(6), 6695–6726. https://doi.org/10.1007/S10639-022-11431-8

Downloads

Published

2026-10-20

How to Cite

Syah, M. F. J., Agus Triyono, Sukirman, Jayus, Johan Faladhin, Khusnul Hanafi, … Dewi Wahyuningsih. (2026). Mempersiapkan Siswa Migran Indonesia di Sabah, Malaysia, untuk Melanjutkan Pendidikan Menengah di Indonesia melalui Literasi Keuangan, Keterampilan Digital, dan Kesiapan Antarbudaya. J-ABDIPAMAS (Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat), 10(2), 117–132. https://doi.org/10.30734/j-abdipamas.v10i2.5497

Citation Check

Most read articles by the same author(s)