Pemanfaatan Ikan Red Devil dan Eceng Gondok Sebagai Bahan Baku Pakan Mandiri Ramah Lingkungan untuk Budidaya Ikan Nila (Oreochromis Niloticus)

Authors

  • Nanik Retno Buwono Universitas Brawijaya, Indonesia
  • Mohammad Mahmudi Universitas Brawijaya, Indonesia
  • Silvi Ikawati Universitas Brawijaya, Indonesia
  • Luthfatul Amaliana Universitas Brawijaya, Indonesia
  • Ije Timantha Karina br Sitepu Universitas Brawijaya, Indonesia
  • Marysca Andra Prima Aji Universitas Brawijaya, Indonesia
  • Sofia Tiona Sianturi Universitas Brawijaya, Indonesia
  • Miclialma Supriadi Universitas Brawijaya, Indonesia
  • Nouvaldi Ramahani Universitas Brawijaya, Indonesia

DOI:

https://doi.org/10.30734/j-abdipamas.v10i2.5191

Abstract

ABSTRACT

The cultivation of Nile tilapia is one of the leading commodities in Indonesia’s fisheries sector because it has great potential and opportunities for development. Feed is an important component in the growth and development of Nile tilapia. Commercial feed is the main feed used in the cultivation activities carried out by the KJA Mina Tirta group. However, this cultivation faces several challenges such as high feed costs, low survival rates, the presence of competitor fish (Red devil), and water quality pollution, which cause production activities to be less than optimal. This community service activity aims to provide knowledge on producing self-made feed by utilizing invasive fish. The methods used include site surveys, independent feed production, socialization, provision of training modules, training on water quality measuring instruments, and the provision of equipment for self-feed production. The results of this activity show that the application of self-made feed can reduce production costs. In addition, providing feed-making equipment can increase the efficiency and productivity of Nile tilapia cultivation.

 

Key words: Nile tilapia cultivation, Red devil fish, Self-made feed

 

ABSTRAK

Kegiatan budidaya ikan Nila merupakan salah satu komoditas unggulan dalam sektor perikanan Indonesia karena memiliki potensi dan peluang besar untuk dikembangkan. Pakan merupakan komponen penting dalam pertumbuhan dan perkembangan ikan nila. Pakan komersial menjadi pakan utama dalam budidaya ikan nila oleh kelompok KJA Mina Tirta. Kegiatan budidaya ini memiliki beberapa permasalahan yaitu tingginya biaya pakan, tingkat hidup rendah, dan adanya ikan kompetitor yaitu ikan red devil serta pencemaran kualitas air sehingga menyebabkan kegiatan produksi belum optimal. Kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk memberikan pengetahuan dalam pembuatan pakan mandiri dengan memanfaatkan ikan invansif. Metode yang digunakan meliputi survei lokasi, pembuatan pakan mandiri, sosialisasi, penyediaan modul, pelatiham alat ukur kualitas air dan pemberian alat pembuatan pakan mandiri. Hasil dari kegiatan ini menunjukkan bahwa penerapan pakan mandiri mampu menekan biaya produksi. Selain itu, pemberian alat pembuatan pakan dapat meningkatkan efisiensi dan produktivitas budidaya ikan nila.

Kata kunci: Budidaya ikan nila, Ikan red devil, Pakan mandiri

References

Amrullah, A., Baiduri, M. A., & Wahidah, W. (2018). Produksi Pakan Mandiri Untuk Budidaya Ikan Nila. Jurnal Pengabdian Masyarakat Borneo, 2(1), 1-7. http://jurnal.borneo.ac.id/index.php/jpmb/article/view/406

Fatma, RA (2017). Pengolahan Red Devil (Amphilophus Labiatus) Waduk Sermo Menjadi Asam Amino Sebagai Sumber Nutrisi Tanaman Durian (Durio Zibethinus). Jurnal Agroekoteknologi Universitas Sumatera Utara , 5 (1), 109190. https://media.neliti.com/media/publications/109190-ID-pengolahan-red-devil-amphilophus-labiatu.pdf

Hadie, LE, Kusnendar, E., Priono, B., Dewi, RRSPS, & Hadie, W. (2018). Strategi dan kebijakan produksi pada budidaya ikan nila berdaya saing. Jurnal Kebijakan Perikanan Indonesia, 10 (2), 75-85. https://upgradeojs.vpsrifqi.com/index.php/jkpi/article/view/6834

Kurniawan, R., Mukhtar, M., & Bahri, S. (2024). Analisis Perubahan Kandungan Nutrisi Eceng Gondok (Eichhornia Crassipes) Yang Difermentasi Dengan Berbagai Starter Yang Berbeda. Jambura Journal of Tropical Livestock Science, 2(2). https://ejurnal.pps.ung.ac.id/index.php/JJTLS/article/viewFile/2681/1837

Muahiddah, N., & Diamahesa, W. A. (2023). Penyuluhan tentang manajemen budidaya ikan yang baik di pembudidaya ikan nila air tenang, Rembiga, Mataram. Jurnal Pengabdian Perikanan Indonesia, 3(2), 250-258. https://journal.unram.ac.id/index.php/jppi/article/view/2778

Nengsih, N. S. (2020). Penerapan indikator pembangunan berkelanjutan di daerah pesisir dalam keanekaragaman hayati laut untuk mensejahterakan masyarakat. Jurnal Ilmu Sosial Dan Ilmu Politik, 1(2), 151-162. https://journal.stisipolrajahaji.ac.id/index.php/jisipol/article/view/17

Putra, A., Finasthi, D., Putri, S. Y. A., & Aini, S. (2022). Komoditas akuakultur ekonomis penting di Indonesia. Warta Iktiologi, 6(3), 23-28.

Ratnasari, A., Putra, R. E., & Lastini, T. (2021). Kelayakan Usaha Budidaya Ikan Nila di Desa Cibunar Kabupaten Sumedang: Sebuah Analisis Keberlanjutan. JSEP (Journal of Social and Agricultural Economics), 14(3), 281-298. https://jsep.jurnal.unej.ac.id/index.php/JSEP/article/view/26577

Safitri, NM, Aminin, A., & Luthfiyah, S. (2020). Pembuatan Formulasi Pakan Apung Ikan Berbahan Baku Lokal. Jurnal Perikanan Pantura (JPP) , 3 (1), 31-37. https://journal.umg.ac.id/index.php/jpp/article/view/1404

Word, L. E., & Adipu, Y. (2023). Kualitas pakan pelet ikan dari limbah ternak. Program Studi Perikanan dan Kelautan, Fakultas Pertanian, Universitas Gorontalo.

Downloads

Published

2026-10-20

How to Cite

Buwono, N. R., Mahmudi, M., Ikawati, S., Amaliana, L., Sitepu, I. T. K. br, Aji, M. A. P., … Ramahani, N. (2026). Pemanfaatan Ikan Red Devil dan Eceng Gondok Sebagai Bahan Baku Pakan Mandiri Ramah Lingkungan untuk Budidaya Ikan Nila (Oreochromis Niloticus). J-ABDIPAMAS (Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat), 10(2), 141–147. https://doi.org/10.30734/j-abdipamas.v10i2.5191

Citation Check