Peran Bahasa dalam Pembentukan Identitas Nasional sebagai Simbol Identitas bagi Masyarakat
DOI:
https://doi.org/10.30734/jr.v4i2.4959Keywords:
Bahasa Indonesia, Identitas nasional, Persatuan bangsa, PendidikanAbstract
Bahasa Indonesia berperan penting dalam pembentukan jati diri bangsa sebagai alat pemersatu, simbol budaya, dan media komunikasi di tengah keberagaman budaya, suku, dan bahasa Indonesia. Penelitian ini bertujuan untuk memahami bagaimana peran dan fungsi bahasa Indonesia. sebagai sarana membangun kohesi sosial, berperan sebagai simbol identitas nasional di masyarakat meningkatkan toleransi, dan memperkuat jati diri bangsa. Pendekatan kualitatif melibatkan pengumpulan data dari literatur yang relevan seperti buku, artikel, dan laporan penelitian. Analisis menunjukkan bahasa Indonesia yang berakar dari bahasa Melayu,diresmikan melalui sumpah Pemuda pada tahun 1928, dan berhasil mempersatukan bahasa Indonesia, sebagai bahasa resmi negara, digunakan oleh masyarakat dari berbagai suku dan budaya dalam pendidikan, pemerintahan, dan media untuk menciptakan kesetaraan di seluruh wilayah. Selain itu, bahasa ini juga berperan sebagai simbol identitas nasional yang menjadikan Indonesia menonjol di kancah internasional. Namun, tantangan seperti globalisasi, pengaruh budaya asing, dan peran teknologi memerlukan pendekatan strategis dan kerja sama dari seluruh pemangku kepentingan untuk menjaga kelestarian identitas linguistik Indonesia. Kesimpulannya, bahasa Indonesia merupakan aset budaya yang penting untuk membangun bangsa yang bersatu, harmonis, dan individual. Bahasa Indonesia memperkuat jati diri bangsa tetapi juga menjadi simbol persatuan yang harus terus dijaga dan di kembangkan, terutama ditengah tantangan globalisasi dan pengaruh budaya asing.
References
Dewi, A. C., Muchdy, A. J. L., Mael, V. K. S., Sumardi, M. E., Desember, Y. W., & Nadil, A. A. (2023). Peran Bahasa Indonesia dalam pembentukan identitas na-sional. Argopuro: Jurnal Multidisiplin Ilmu Bahasa, 1(1), 1–14.
Erwin. (2021). Peran Bahasa Indonesia dalam pembentukan karakter bangsa. Pen-dekar: Jurnal Pendidikan Berkarakter, 4(2), 38–44. http://journal.ummat.ac.id/index.php/pendekar.
Hakim, A. R. N., Yani, N. A. A., Nurlatifah, Y. H., & Kembara, M. D. (2023). Pent-ingnya penggunaan bahasa Indonesia di lingkungan kampus sebagai identitas nasional terhadap persatuan. Inspirasi Dunia: Jurnal Riset Pendidikan dan Ba-hasa, 2(2), 232–242. https://doi.org/10.58192/insdun.v2i2.797.
Hoerudin, C. W. (2021). Implementasi Bahasa Indonesia sebagai identitas nasional dan sarana penguatan karakter masyarakat. Jurnal Ilmu Sosial, 4(2), 24–31.
Santoso, G., Karim, A., Maftuh, B., Sapriya, & Murod, M. (2023). Kajian identitas nasional melalui misi bendera merah putih dan Bahasa Indonesia abad 21. Jurnal Pendidikan Transformatif (Jupetra), 2(1), 284–296.
Swandewi, L. P. A. (2019). Bahasa Indonesia sebagai identitas nasional bangsa Indo-nesia [Indonesian as the national identity of the Indonesian people]. Jurnal Ji-sipol, 8, 17. https://doi.org/10.5281/zenodo.3903959.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
Citation Check
License
Copyright (c) 2025 Jubah Raja : Jurnal Bahasa, Sastra, Dan Pengajaran

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NoDerivatives 4.0 International License.
Authors who publish with the Jubah Raja: Jurnal Bahasa, Sastra, dan Pengajaran) agree to the following terms:- Authors retain copyright and grant the journal the right of first publication with the work simultaneously licensed under a Creative Commons Attribution License (CC BY-SA 4.0) that allows others to share the work with an acknowledgment of the work's authorship and initial publication in this journal
- Authors are able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journal's published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgment of its initial publication in this journal.
- Authors are permitted and encouraged to post their work online (e.g., in institutional repositories or on their website) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published work. (See The Effect of Open Access)